10 Pendaki Gunung Paling Legenda Di Dunia..!!!

10 PENDAKI LAGENDA DUNIA

Jom kita intai-intai Ada Rasa kerdilnya kita

1. Reinhold Messner 


Reinhold Messner adalah salah seorang legenda gunung dunia, kita pasti sering mendengar namanya disebut atau ditulis di media media pendakian gunung dunia, Mengapa..? apa yang dia lakukan sehingga dunia mountaineering begitu menghormati nya..?
Lelaki kelahiran Italia ini melakukan banyak yang dikemudian pada hari ini menjadi tonggak prestasi dan panduan dalam aktiviti mountaineering, antaranya ;

Messner adalah orang pertama di dunia yang mendaki 14 puncak di atas 8000 Mdpl tanpa tabung oksigen.

Messner adalah orang pertama di dunia yang mendaki gunungEverest secara solo atau seorang diri, kemudian dilain waktu, dia juga orang pertama di dunia yang mendaki Everest tanpa tabung oksigen.

Messner juga adalah orang yang pertama kali mendaki gunung Nanga Parbat seorang diri, dan pendakian solo ini ia lakukan sejak dari basecamp.

Pada pendakian ke puncak Gasherbrum I ( 8.080 Mdpl ) dan ke puncak Gasherbrum II ( 8.034 Mdpl ), Reinhold Messner melakukannya tanpa turun dulu ke basecamp dan meneruskan saja pendakian.

Selain prestasi di atas, Messner juga dikenal dengan idea seven summitnya yang memasukkan gunung Cartenz Pyramid ke dalam list, melawan teori Dick Bass yang mengatakan jika gunung Kosciuszko di Australia yang lebih layak sebagai puncak benua Austronesia. Menurut pendapat Messner, puncak tertinggi Australia itu terlalu mudah untuk didaki, hingga tidak pantas dijadikan salah satu puncak seven summit dunia, dan Cartenz Pyramid lebih pantas untuk gelaran itu karana kesulitannya.

Dalam perjalanan pendakiannya Messner pernah kehilangan seorang saudara kandungnya ketika mendaki Nanga Parbat pada tahun 1970, Gunther Messner meninggal dalam pelukan salah satu gunung tersulit di dunia itu. Sejumlah lima kali Reinhold Messner mengunjungi Nanga Parbat, dua kali ia mendaki hingga puncak, namun yang tiga kali ia lebih bertujuan untuk mengenang kematian saudaranya. 


 Teruskan Selongkar...



2. Erhard Loretan

Lelaki kelahiran Swiss ini adalah orang kedua di dunia yang berhasil mendaki 14 puncak di atas 8000 Mdpl tanpa tabung oksigen, dia adalah salah satu pendaki gunung terbesar yang pernah ada.

Untuk urutan pada prestasi pendakian, 14 puncak 8000 meter, Loretan berada pada posisi ketiga, setelah Messner, dan Jerzy Kukuczka, namun untuk yang melakukannya tanpa tabung oksigen ia berada di posisi kedua setelah Messner.

Salah satu revolusi dunia mountaineering yang dilakukan Loretan adalah saat mendaki gunung Everest hanya dengan waktu tempuh 43 jam, dan ia melakukannya di malam hari, dan tanpa bergantung dengan tabung oksigen.

Kematian Loretan cukup dramatis, ia meninggal saat hari ulang tahunnya, yang ia rayakan dengan mendaki gunung Grunhorn di jajaran pegunungan Alpen
 
 
3. Alex Lowe 


Ini adalah orang Amerika pertama dalam dunia mountaineering yang di akui kehebatannya, sebelum nama nama besar lain muncul seperti yang kita tahu saat ini.

Salah satu pristiwa yang membuat nama Lowe terkenal dalam dunia pendakian gunung adalah ketika ia menjadi seorang rescue di gunung Denali, Alaska. Dalam pristiwa yang melibatkan beberapa pendaki Sepanyol yang terjebak di tempat berbahaya gunung Denali, bahkan salah satu anggota team pendaki dari Sepanyol tersebut terkorban jatuh ke jurang dengan ketinggian lebih dari 1000m.

Pada misi SAR yang sangat susah tersebut Alex Lowe bersama dua orang crew lainnya dari sebuah helikopter, namun karana lokasi yang sulit, helikopter tidak dapat menjangkau lokasi korban. Sehingga diputuskan untuk di jemput ke bawah secara manual, dan Alex lowe lah yang menjemput para mangsa itu, seorang diri ia mendatangi mangsa, lalu menggendongnya ke tempat yang selamat dalam kebekuan gunung Alaska, dan itu lah yang dilakukannya berulang kali.

Alex Lowe terkorban ketika mencuba melakukan sebuah expedisi pendakian ke Shishapangma dengan tujuan meluncur dari puncaknya di ketinggian 8.013 mdpl menggunakan papan luncur ski, dia bersama seorang rakannya dihentam avalanche sebelum sempat sampai ke puncak.
 
 
 
4. Jerzy Kukuczka
 

Kukuczka adalah salah satu legenda pendaki gunung dari Polandia, prestasi yang di capai tidak dapat dilupakan.

Kukuczka adalah orang kedua di dunia yang berhasil mendaki 14 puncak tertinggi di atas 8000 Mdpl setelah Reinhold Messner, 13 puncak di antaranya ia lakukan tanpa tabung oksigen, kecuali di Everest.

Salah satu skill yang membuatkan dia berbeza dengan pendaki lain adalah kepiawaiannya dalam mendaki gunung sewaktu musim dingin, musim di mana mendaki gunung adalah sebuah kegilaan dan bakal menempah kematian.

Kukuczka adalah pemegang rekod pertama untuk waktu terpantas penyelesaian pendakian 14 puncak di atas 8000 meter, ia menyelesaikannya dalam waktu tujuh tahun sebelas bulan dan empat belas hari, selama hampir 27 tahun rekod itu bertahan,sebelum dipecahkan oleh pendaki Korea, Kim Chang Ho yang lebih cepat satu bulan lapan hari dari Kukuczka.

Empat dari 14 gunung dengan ketinggian 8000 mdpl berjaya ditawan Kukuczka pada musim dingin, di antaranya Dhaulagiri, Kangchenjunga, Annapurna I, dan yang terakhir gunung dengan predikat tersulit di dunia, K2 yang didaki bersama Tadeusz Piotrowski, di K2 Kukuczka membuat jalur baru yang di kenali dengan nama Polish line, hingga kini jalur ini belum ada satupun pendaki yang berani mencubanya lagi.
 
 
5. Edmund Hilary


Seorang pendaki dengan begitu banyak penghargaan, sehingga dirinya juga dicetak dalam lembar matawang, mungkin tidak ada yang lain lagi selayak Sir Edmund Hillary.

Prestasi paling menabjubkan sudah tentu saja seperti yang kita tahu bersama, ia adalah orang pertama di dunia yang berhasil mendaki hingga puncak gunung Everest, gunung tertinggi di dunia, pristiwa bersejarah ini ia lakukan bersama seorang Sherpa hebat bernama Tenzing Norgay.

Sebelum menjadi anggota pendaki gunung professional, Hilary adalah seorang prajurit yang berperang sebagai navigator pada pesawat tempur pasukan British dalam perang dunia ke dua. Sebelum mendaki Everest dia telah mencuba mendaki ke Cho Oyu, namun gagal.

Selain mendaki gunung, Hilary juga dikenal berhasil menjejakkan kakinya di kutub utara bumi, atau lebih dikenal dengan North Pole, dan beberapa waktu sebelumnya dia juga telah berhasil menjelajah hingga ke kutub selatan atau South Pole.

Tahun 1953, di bawah ekspedisi pimpinan John Hunt, Hilary mencatatkan namanya di buku sejarah dunia, bersama Tenzing Norgay ia mencapai pencapaian terbesarnya, puncak Everest.

Hilary banyak mendirikan rumah sakit dan sekolah di Nepal, dan ia juga mendirikan sebuah organisasi yang bernamaHimalayan Trust, yang bertujuan untuk membantu kehidupan para Sherpa pegunungan Himalaya.
 
 
6. Gerlinde Kaltenbrunn


Prestasi besar Gerlinde yang mengangkat namanya menjadi salah satu mountaineer top dunia adalah karana ia berhasil menjadi perempuan pertama di dunia yang berhasil mendaki 14 puncak di atas 8000 Mdpl tanpa tabung oksigen.

Dan untuk urutan siapa perempuan yang lebih dulu mencapai 14 puncak 8000 meter, maka ia dikalahkan rakan ekspedisinya, Edurne Pasaban, seorang pendaki gunung dari Sepanyol, Namun Pasaban melakukannya dengan dukungan tabung oksigen.

Gerlinde adalah seorang mountaineer hebat generasi saat ini, selain prestasi yang tinggi, dia juga rendah diri, dan murah senyuman.



7. Park Young Seok
 
 

Ini adalah orang pertama di dunia yang memegang rekod sebagai pendaki 14 puncak di atas 8000 meter, seven summiter, sekaligus penjelajah yang telah menjejakkan kaki hingga ke Kutub Utara, dan juga Kutub Selatan.

Turut dibanggakan, karana dia orang Asia, Park Young Seok berasal dari Korea Selatan, dan dia juga merupakan salah satu pendaki yang berpengaruh dan disegani. Seok juga memegang rekod dunia untuk kategori mendaki enam puncak di atas 8000 Mdpl dengan waktu kurang dari satu tahun.

Salah satu rekod mengerikan yang juga di pegang oleh Young Seok dalam pencapaiannya di kutub selatan dengan melakukan perjalanan jalan kaki selama 44 hari, dan tanpa pasukan makanan tambahan.

Namun kehidupan Seok berakhir dengan tragis, dimana dia di nyatakan hilang saat mendaki Annapurna bersama dua pendaki Korea lainnya, kerika berada di ketinggian kurang lebih 6500 mdpl jalur laluan mereka ditimpa avalanche dan bebatuan, rescue gunung Annapurna dan juga rescue dari Korea sendiri ikut mencari, namun tidak di temukan tanda tanda dari Seok dan teamnya lagi.


8. Edurne Pasaban


Ini adalah mountaineer kelahiran kota Tolosa, Sepanyol. dia menjadi perempuan pertama di dunia yang berhasil mendaki 14 puncak di atas 8000 Mdpl dengan bantuan tabung oksigen.

Ada sebuah polemik yang menyatakan berkenaan dengan prestasi Pasaban ini, seorang pendaki perempuan dari Korea, Oh Eun Sun mengaku dirinya adalah sebagai perempuan pertama yang berhasil mendaki 14 puncak di atas 8000 mdpl, bukan Pasaban.

Polemik ini terus berlarutan hingga Oh Eun Sun mengatakan “ Pasaban mengatakan saya tidak sampai ke puncak Kangchejunga menurut keterangan beberapa sherpa, dan ia tidak mengatakan nama sherpanya, mengapa…? “. Kemudian tidak lama, Pasaban menyebutkan semua nama Sherpa tersebut sejumlah ada enam orang, sebelumnya dia tidak mahu menyebut karana para Sherpa tersebut sedang bekerja untuk team pendaki korea.

Kemelut polemik ini terus berlarutan lagi hingga kemudian Pasaban mengatakan ia berada di urutan ke dua dalam list pendaki perempuan peraih 14 puncak 8000 Mdpl, namun kemudian keterangan yang datang dari Oh Eun Sun juga mengejutkan, dengan mengatakan dia memang berhenti sekitar beberapa meter sebelum tiba di puncak Kangchejunga, dan dia tidak melanjutkan pendakian ke puncak lagi.

Dengan itu secara resmi, federasi mountaineering dunia menulis nama Edurne Pasaban sebagai wanita pertama yang berhasil mendaki puncak di atas 8000 Mdpl.
 
 
 
9. Apa Sherpa “ Super Sherpa”.
  

Lebih dikenali dengan nama Super Sherpa, karena telah berhasil mendaki Everest hingga 21 kali sejak kariernya seawal tahun 1990.

Apa Sherpa adalah anak dari keluarga miskin, dia anak sulung dari enam bersaudara, ayahnya meninggal saat dia masih remaja, meninggalkannya bersama lima orang adik yang masih kecil. Kerana merasa sebagai anak sulung dan bertanggung jawab dengan keluarga, Apa mulai mencari nafkah untuk adik dan ibunya dengan bekerja sebagai pegawai dapur untuk para Sherpa dalam pendakian di Himalaya.

Kemudian pada tahun 1990, Apa mendaki puncak Everest untuk yang pertama kalinya, kemudian dari tahun 1990 hingga 2011, hampir setiap tahun Apa mendaki puncak Everest, bahkan pada tahun 1992, Apa Sherpa menjejakkan kakinya di puncak Everest sebanyak dua kali.

Orang ini adalah yang paling sering memecahkan rekodnya sendiri, dengan memuncaki Everest berulang ulang. Dan kini Apa Sherpa tergabung dalam The Eco Everest Expedition,sebuah organisasi pendakian pimpinan Bill Burke, yang lebih menitik beratkan pada lingkungan konservasi Everest dan perubahan iklim, dimana organisasi ini pernah menurunkan hampir lima tan sampah dari gunung Everest, termasuk bekas helicopter yang rosak, sampah pendaki, dan lainlainnya.
 
 
 
 
 
10. Ueli Steck

Dikenali pula dengan jolokan “ Swiss Machine “, Ueli Steck memegang rekod sebagai pendaki terpantas dunia saat ini.

Salah satu yang viral dilakukan, ketika mendaki Eiger North Face dengan waktu hanya 2 jam 47 minit, kemudian berkali kali ia membuat rekod pendakian gunung dengan kecepatan yang sukar dilawan.

Ini adalah daftar rekod speed climbing yang telah di bukukan Ueli Steck ( data dari Wikipedia ) ;
1995 Eiger north face, Hekmair route, lintasan 1800 m1998 Monch Haston couloir, solo, waktu 3,5 jam panjang lintasan 1000 m1999 Eiger northeast face (Lauper route), solo, waktu 5 jam, panjang lintasan 1500 m2000, Eiger north face, Yeti route, second ascent (tingkat kesulitan 7c/A0)2000, Mönch north face, Direttissima, first ascent, lintasan lengh 1000 m 2001, Grandess Jorasses, Walker Spur, winter ascent 1200 m2001, Pumori west face, first ascent, panjang lintasan 1400 m dengan kemiringan 80 derajat.2001, Eiger North Face, first ascent via "The Young Spider" dengan panjang lintasan 1800 m Mount Dickey, Alaska, east face, first ascent, disebut rute "Blood from the Stone", dengan panjang lintasan 1700 m2002/03 Two attempts at Jannu north face, ketinggian 7710 m di Nepal2003, Punta Heron, Patagonia.Eiger north face, La vida es Silbar red pointed , panjang lintasan panjat 900 mEiger north face, Paciencia, first ascent (900 m 8a) with Stephan Siegrist.2004 Trilogy Eiger, Mönch, and Jungfrau(north faces) dalam waktu 25 jam 2005 (Khumbu-Express) First solo ascent of Taboche east face (6515 m) and Cholatse north face (6440 m) 2006, Matterhorn, north face, solo ascent2006, Eiger north face, winter solo ascent of "The Young Spider2006, Gasherbrum II East (7772 m) NE face, first ascent 2007 Eiger north face, Heckmair route, speed record in 3:54 jam, solo 2008, Eiger north face, Heckmair route, speed record in 2:47:33 jam, soloGrandess Jorasses north face, Colton–McIntyre speed-record route in 2:21 hours, soloTemkangpoche north face (6500 m, Nepal) bersama Simon Anthamatten, first ascent dengan alpine style, tanpa baut, tanpa fix rope, selam empat hari naik dan turun.Eiger north face, Paciencia, first free ascent (900 m 8a) with Stephan Siegrist. This route represents the hardest rock climbing route on Eiger north face.2009, Matterhorn north face, Schmid route speed-record in 1:56 jam, solo2010, Gasherbrum II, solo ascent2010, normal routeShishapangma, south face solo in 10:30 hours. Cho Oyu, via the northwest face (normal route), delapan belas hari setelah pendakian soolnya ke Shishapangma2012, Everest via the South Col - southeast ridge (normal route) without supplemental oxygen2013, Annapurna, solo ascent via the south face, waktu 28 jam.2014, Memenangkan Piolet d’Or, sebuah penghargaan tertinggi untuk mountaineering.
 

No comments

Powered by Blogger.